Sejatinya setiap orang yang memberikan
ilmu layak disebut guru. Bukan hanya yang terbiasa mengajar di depan kelas. Mencari
pendidikan tak sebatas hanya di sekolah. Sekolah adalah tempat mendapatkan
ijazah yang bisa ditukar dengan pekerjaan. Aih, terlalu berat kalimat itu kawan. lupakan.
Mengenal kata guru, ketika saya masih
SD. Pulang pergi tak lupa mencium tangan bapak atau ibu guru. Merekalah yang
membuatku bisa membaca menulis dan berkreasi. Mereka adalah katalis pendidikan.
Tanpa guru, sekolah akan muram, tak bertaji. Siapa yang menerangkan materi? Siapakah
yang akan menjawab pertanyaan?
Masa pandemic ini, menjadikan banyak orang
tua menjelma menjadi guru. Fungsi orang tua seharusnya memang seperti itu. Guru
bagi anak-anaknya. Namun nyatanya banyak yang keberatan, buat apa membayar SPP
sekolah kalau masih disibukkan dengan mengajari anak-anaknya materi yang begitu
menyulitkan. “sudah susah nyari duit sekarang ditambah lagi tugas anak, hidup
memang tak memihak pada ekonomi rendah”.
Anak-anak pun juga frustasi. Terlalu lama
di rumah, bukannya menyenangkan malah menjadi bulan-bulanan orang tua yang
menuntut tugasnya segera dirampungkan. “ah, aku kangen guru dan sekolah. Begitu
kira-kira suara hati seorang murid.
Mungkin posisi guru menjadi sosok yang
paling dirindukan di sekolah di masa sekarang ini. Susah juga belajar sendiri,
bingung mau bertanya ke siapa, google bisa menjawab tapi buat apa kalu tak bisa
bikin paham. Alih – alih paham, anak malah selancar mencari kesenangan yang
lain. Teknologi memang perlu maju, tapi jika tak ada pendamping yang tepat, sebaik
apapun alatnya tak akan bisa menyelesaikan tugas sesuai harapan.
Bagi saya yang dulu alumni sekolah
analis kimia, peran guru sangat diperlukan. Bagaimana rasanya menyusun reaksi
Hcl 0,1 N direaksikan NaOH 0,25 N menjadi NaCL dengan berapa N??bisa dibayangkan
betapa mumetnya kami jika hanya bertanya pada mbah google. Untung saya sudah
lulus, jadi tidak ikut merasakan semrawut mengerjakan tugas kimia analisis. Heuheuheuhe.
Terlepas dari huru hara guru pns guru
honorer guru tetaplah sosok panutan pengganti orang tua di sekolah. Siapapun gurumu
muliakanlah. Dari dialah pembuka pintu gerbang pengetahuan.
selamat hari guru 2021
Tidak ada komentar:
Posting Komentar